JAKARTA, - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan Sekjen PAN, Eddy Soeparno bersepeda bareng. Pertemuan kedua sekjen tersebut disebut menjadi sinyal kuat koalisi.
Hasto mengatakan bahwa dirinya berdiskusi soal politik dengan Eddy. Hasto mengatakan bahwa pertemuannya dengan Eddy sambil kangen-kangenan.
"Tadi kita berdiskusi bahwa politik itu membumi, memegang etika politik dan kami menyepakati bahwa setiap partai itu khas dan tidak pernah terlepas dari sejarah yang membentuknya," kata Hasto kepada wartawan, Jumat (15/7).
"Pertemuan tadi merupakan dialog sambil kangen-kangenan karena lama tidak bertemu. PDI Perjuangan tidak pernah intervensi kedaulatan politik dan rumah tangga setiap partai di dalam membangun kerja sama politik," imbuhnya.
Hasto mengatakan bahwa PDIP tahu bahwa PAN sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu bersama Golkar dan PPP. Hasto mengatakan bahwa pihaknya tidak punya ilmu membujuk.
"Kami tidak punya ilmu bujuk-membujuk, apalagi membajak kader partai lain dengan iming-iming tertentu ataupun dengan instrumen hukum," ujarnya.
Hasto mengatakan bahwa kerja sama politik yang dilakukan para partai politik untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Menurut PDI Perjuangan silaturahim politik termasuk kerja sama KIB itu bagus dan berada dalam spirit kerja sama kepartaian, jadi buat apa, kami goda menggoda. Semua kerja sama politik diyakini untuk kepentingan bangsa dan negara. Bagi PDI Perjuangan kerja sama itu terus dilakukan, multi-approach dan multilevel, serta didasarkan pada aspek ideologi, kesejarahan, dan kesesuaian agenda bagi masa depan," jelasnya.